PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING OPERASI GENERATOR DENGAN MEMPERHATIKAN BATAS KESTABILAN STEADY STATE DAN PARAMETER MUSIM

Penulis : Nanang Moliyo Utomo

Interkoneksi sistem kelistrikan Jawa 500 kV memberikan solusi terhadap pemenuhan kebutuhan sumber daya listrik. Permasalahan yang timbul adalah peningkatan atau penurunan daya pada beban yang menyebabkan kondisi kerja dari generator berubah – ubah untuk menjaga kondisi kelistrikan tetap stabil. Jika pada suatu saat suatu generator telah mencapai kondisi maksimum dalam memberikan pasokan daya, maka dibutuhkan pasokan daya dari generator lain atau dengan kata lain diperlukan penjadwalan. Permasalahan tersebut membutuhkan adanya sistem monitoring untuk menjaga keamanan generator dan biaya operasi yang optimum. Sistem monitoring yang dikembangkan bermanfaat untuk penjadwalan generator- generator yang ada pada tiap–tiap pembangkit sehingga menghasilkan kinerja yang optimal pada interkoneksi tenaga listrik.
Sistem monitoring yang dikembangkan berbasis kurva kapabilitas. Batas-batas pada kurva kapabilitas terutama batas kestabilan steady state diturunkan dari syarat-syarat kestabilan steady state. Parameter musim dimanfaatkan untuk penyempurnaan cadangan daya yang dimiliki pembangkit tenaga air. Dengan menggunakan kurva kapabilitas generator tersebut pengoperasian pembangkit diharapkan lebih aman dan lebih mendekati kondisi yang sebenarnya.

Kata kunci : kurva kapabilitas generator, batas kestabilan steady state, parameter musim.

Comments are closed